Kok judulnya bandingin dulu dan sekarang? belum bisa move on? eh ga gitu juga, bandingin dulu dan sekarang itu tujuan biar kita bisa ambil hikmah dari setiap perubahan yang ada.
Dulu di sambut, sekarang siap-siap disambit
Zaman dahulu kala kalau mau main ke rumah teman enak tinggal panggil aja
"Joni main yuk"
"tunggu bentar ya, masuk aja dulu"
beda sama zaman sekarang.
"Joni main yuk"
"gug gug gug" (suara anjing ceritanya)
zaman sekarang itu orang-orang selalu waspada karena tindak kriminal merajalele. jangan heran kalau di rumah banyak yang piara anjing, pasang CCTV, pasang alarm, pasang pagar otomatis, pasangan belum ada
Dulu 3 Hari, sekarang 3 detik* (*syarat dan ketentuan berlaku)
kalau zaman dahulu kala, kita bisa bertukar kabar lewat kirim surat dengan orang yang jauh di sana. bahkan dulu itu ada istilah surat cinta buat nembak gebetan. biasanya sih ga pake jasa pos buat kirimnya, cukup gunakan jasa mak comblang. kemungkinan surat sampai itu ga bisa diprediksi, karena ada kemungkinan gebetan diembat mak comblang. sedih ya.
Lain dulu lain sekarang, surat berganti dengan chat. bertukar kabar dengan orang yang jauh cukup tunggu tiga detik* bisa sampai loh. akhirnya masa kejayaan mak comblang berakhir, orang bisa nembak gebetan via chat. segala perasaan sudah dituliskan lalu tinggal kirim ke gebetan. yeah akhirnya sampai juga, tinggal tunggu balasannya. hari terus berlalu, ternyata di-read aja. sedih ya.
Dulu baca koran, sekarang asik chating-an
sebelum lanjut baca artikel ini, selesaikan dulu makannya. karena kita akan membahas sesuatu yang sangat alami yang dilakukan manusia. apa sih bedanya orang zaman dahulu kala dengan orang zaman sekarang kalau lagi bersemayam di WC? yap bedanya adalah lama waktu bersemayam di WC sana.
Zaman dahulu lamanya orang di WC tergantung berapa halaman bacaan yang dia bawa ke WC. perpanjangan waktu akan ada kalau yang dia baca ada Teka-Teki Silang.
Zaman sekarang lamanya orang di WC tergantung daya tahan baterai smartphone-nya dan sinyal yang masuk ke WC atau bisa jadi nunggu balesan chat dari gebetan, padahal mah di-read aja. nah ini mungkin salah satu alasan di WC umum tidak ada colokan dan Wifi. bisa-bisa banyak orang yang memecahkan rekor karena lama bersemayam di WC
Dulu butuh mainan, sekarang butuh perhatian
perlu penulis pertegas munculnya kata "butuh perhatian", tulisan ini tidak membahas jomblo, melainkan membahas anak-anak zaman dahulu dan zaman sekarang.
Zaman dahulu kala, saat para ilmuwan belum menemukan teknologi odong-odong. para orang tua bersedia bermain bersama anak-anaknya. tapi si anak kepengen dibeliin mainan yang saat itu masih langka dan mahal.
Zaman sekarang, semua telah berubah. para orang tua berpikir hanya mainan yang bisa menemani anaknya. bahkan beberapa orang tua membiarkan anaknya duduk rileks di depan tv.
jadi yang dibutuhkan anak itu mainan atau perhatian?
yang jelas anak butuh keduanya. namanya juga anak-anak :)
Ujian : Dulu penuh misteri, sekarang ada kisi-kisi
Zaman setelah perang dunia ninja ketiga, ujian chunin saat itu penuh misteri. para calon ninja tidak diberi tahu siapa lawan mereka, bahaya apa yang akan menghadapinya. mau tidak mau, para calon ninja harus belajar banyak hal agar persiapan matang.
Zaman sekarang, Ujian nasional aja tidak perlu belajar dari awal sampai akhir, cukup pelajari kisi-kisi UN atau soal yang UN tahun sebelumnya.
itulah kenapa orang zaman dulu bisa jadi shinobi, tapi orang zaman sekarang pada ga bisa kan.
makanya rajinlah belajar
sumber inspirasi : http://www.wittyfeed.com/





Tidak ada komentar:
Posting Komentar